5 Tips Mengukus Kue Tradisional dengan Benar

5 Tips Mengukus Kue Tradisional dengan Benar

Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan kue tradisional. Ada banyak sekali jenis kue tradisional yang sangat menarik untuk dicoba. Bahan-bahannya sangat sederhana dan cara membuatnya pun mudah. Salah satu teknik membuat kue tradisional yang paling sering digunakan adalah teknik mengukus. Soal urusan bahan dasar, Anda pasti selalu mengandalkan margarin Blue Band Cake & Cookie.

Blue Band Cake & Cookie merupakan perpaduan sempurna margarin dan butter, yang memberikan aroma harum dan rasa yang lembut khas butter, tanpa perlu menggunakan butter. Blue Band Cake & Cookie akan menjadikan kreasi kue menjadi semakin spesial dan istimewa. Lalu, bagaimana soal tips mengukus kue tradisional yang benar? Jika Anda belum memahami teknik mengukus kue yang benar, Anda bisa menyimak ulasan berikut ini terlebih dahulu:

Melapisi Tutup Panci dengan Kain Bersih

Uap air yang menetes dari tutup panci sering menjadi penyebab utama kegagalan kue. Hal ini bisa dihindari dengan cara melapisi tutup panci dengan kain bersih yang cukup tebal. Dengan demikian, uap air yang naik ke bagian atas panci akan tertahan oleh kain tersebut. Sehingga tidak ada yang menetes dan mengganggu tekstur kue ketika proses pengukusan berlangsung.

Panci Kukusan Harus Dipanaskan Terlebih Dahulu

Anda harus memanaskan panci kukusan yang sudah diisi air sebelum mulai mengukus kue. Karena Anda membutuhkan uap air dalam jumlah yang cukup untuk mematangkan kue. Proses memanaskan panci kukusan akan membentuk banyak uap air. Risiko kue bantet akibat panci kurang panas pun dapat diminimalkan.

Pastikan Kalau Jumlah Airnya Sudah Mencukupi

Jangan menganggap remeh jumlah air yang digunakan dalam panci pengukus. Sebab Anda tak boleh membuka panci ketika kue sudah mulai dikukus. Jadi, alangkah lebih baik bila Anda menggunakan air dalam jumlah banyak. Waktu yang dibutuhkan untuk memanaskan air memang menjadi lebih lama. Namun Anda tak perlu khawatir dengan risiko air habis saat kue belum matang.

Kendati menggunakan air dalam jumlah banyak, pastikan kalau cipratan air tak akan mengenai adonan kue. Karena adonan kue yang terkena cipratan air akan gagal mengembang dan teksturnya pun tidak sesuai dengan keinginan Anda.

Jangan Mengukus Kue dengan Api Besar

Tips mengukus kue yang satu ini sering diabaikan ketika membuat kue. Padahal penggunaan api kompor yang besar memang membuat risiko kegagalan jadi semakin besar. Api besar akan membuat permukaan kue tampak bergelombang karena aliran uap panas yang kurang stabil. Pastikan bahwa Anda sudah mengecilkan api sesaat sebelum memasukkan adonan kue ke dalam panci.

Tidak Membuka Tutup Panci Hingga Proses Mengukus Selesai

Mungkin Anda merasa tidak sabar melihat tingkat kematangan adonan kue yang sedang dikukus. Hingga akhirnya Anda memutuskan membuka tutup panci di tengah proses pengukusan. Membuka tutup panci bisa mengakibatkan temperatur di dalam panci jadi terganggu. Akibatnya, kue Anda bisa gagal mengembang dan teksturnya tak sesuai dengan harapan.

Setelah menyimak ulasan tips mengukus kue kali ini, Anda pasti akan lebih cermat ketika membuat aneka kue tradisional. Proses pembuatan kue tradisional sebenarnya sangat praktis. Namun Anda tetap harus cermat menjalankan setiap prosesnya supaya bisa menghasilkan cita rasa dan tekstur kue yang istimewa. Selamat berkreasi!