Tips Menghindari Kambuhnya Gejala Maag Saat Puasa

Tips Menghindari Kambuhnya Gejala Maag Saat Puasa

Bagi yang sedang ikut berpuasa akan mengalami pola makan yang berbeda seperti biasanya. Dimana ketika puasa biasanya harus menahan lapar setidaknya 12 jam, dan boleh mengkonsumsi makanan saat sahur dan berbuka. Perubahan tersebut biasanya yang menjadikan pengidap maag merasa was-was apabila ingin ikut berpuasa.

Padahal sebenarnya perubahan jam makan tersebut tidak akan mengganggu penderita maag apabila dilakukan dengan tepat. Untuk dapat tetap ikut berpuasa, Anda bisa melakukan beberapa upaya untuk menjaga kesehatan dan mencegah gejala maag yang bisa kambuh. Adapun cara mudah yang dapat digunakan adalah:

Menu yang bisa membuat kenyang

Tips pertama untuk dapat tetap berpuasa adalah dengan memilih menu yang dapat membuat kenyang. Pastikan ketika sahur mengkonsumsi makanan yang bergizi, sehingga bisa kuat hingga berbuka. Untuk mendapatkan hal ini caranya juga sangat mudah yaitu memilih makanan yang mempunyai kandungan karbohidrat kompleks.

Sehingga akan membuat Anda kenyang tahan lama dan tetap kuat berpuasa. Pilih makanan yang kaya serat yang dapat memberikan keuntungan karena merupakan bahan yang lama dicerna tubuh. Sehingga kandungan tersebut juga membuat tidak mudah lapar.

Hindari makanan yang memicu asam lambung

Memilih menu sahur memang sangat riskan dan harus dipilih dengan hati-hati. Terutama untuk penderita maag yang mempunyai cukup banyak pantangan makanan harus dihindari. Ketika sahur, pantangan tersebut tentu saja masih berlaku. Sehingga pastikan untuk menghindari makanan yang dapat memicu asam lambung dapat naik.

Oleh karena itulah disarankan untuk tidak mengkonsumsi makanan yang berlemak dan gorengan ketika sahur. Pilih makanan sehat seperti buah dan sayur yang sehat. Selain itu juga pilih cara memasak yang tepat, yaitu dapat memilih masakan yang dipanggang. Karena makanan yang digoreng akan dapat membuat gas di perut lebih banyak. Sehingga makanan yang dipanggang akan lebih sehat, dibandingkan digoreng untuk sahur.

Memilih minuman

Ketika akan buka ataupun sahur juga penting memilih jenis minuman yang akan dikonsumsi. Pastikan untuk tetap mengkonsumsi air putih 2 liter setiap hari ketika puasa. Sehingga optimalkan waktu sesudah buka puasa hingga sahur untuk mencukupi kebutuhan tersebut. Pengidap maag juga perlu menghindari minuman yang dapat membuat gejala maag kumat.

Seperti minuman dengan kafein kopi dan teh, minuman berenergi, dan juga minuman bersoda. Berbagai minuman tersebut dapat membuat asam lambung meningkat sehingga penyakit maag bisa kumat.

Jangan tidur setelah sahur

Setelah sahur, Anda juga tidak disarankan untuk langsung tidur. Sebaiknya tetap jaga kesehatan dengan tidak langsung tidur, tetapi bisa tidur setelah 2-3 jam setelah makan. Atau justru yang paling baik adalah tidak perlu tidur setelah sahur dan lanjutkan dengan berbagai kegiatan yang dapat dilakukan. Seperti shalat subur berjamaah dan mendengarkan ceramah, jalan pagi dengan olahraga sehat, dan bisa kemudian melanjutkan dengan kegiatan sehari-hari seperti bekerja atau sekolah. Sehingga hal tersebut akan lebih baik dibandingkan langsung tidur setelah sahur yang bisa menyebabkan GERD dan asam lambung berlebihan.

Pelan-pelan makan ketika berbuka

Tips selanjutnya yang bisa diperhatikan adalah ketika berbuka puasa. Biasanya ketika waktu berbuka puasa digunakan untuk ‘balas dendam’ sehingga membuat banyak orang kalap dengan makan banyak.

Hal tersebut tentu saja tidak baik dan dapat mengganggu kesehatan, terutama bagi yang sudah mempunyai maag. Akan lebih baik dan disarankan untuk makan secukupnya untuk menghindari kembung dan begah. Selain itu juga konsumsi makanan pembuka yang disarankan seperti kurma ataupun air putih.

 

Referensi:

Halodoc. Waspada, Ini Tanda Sakit Maag yang Sudah Parah. Diakses pada 2021.

Promag. Tanda dan Gejala Sakit Maag Kronis. Diakses pada 2021.

Torrance Memorial Physician Network. Ulcer and Gastritis. Diakses pada 2021.